Waspada !!! Wabah Penyakit Menular PES Yang Telah Menelan Korban Jiwa Hingga 100 orang
Jakarta - Saat ini Madagaskar tengah diserang wabah penyakit menular PES. Sudah sekitar 100 orang meninggal dan menurut petugas kesehatan setepat sembernya kemungkinan karena ritual tradisional famadhana yang secara harfiah berarti menari dengan mayat.
Di madagaskar kuburan orang-orang yang sudah meninggal kadang dibongkar kembali oleh kerabat untuk diganti kainnya, berdansa singkat, lalu dikembalikan ke liang kubur. Praktik famadihana ini masih dilakukan terutama di daerah tengah dataran tingi pulau.
Willy Randriamarotia dari Kementrian Kesehatan Madagaskar mengatakan PES kemingkinan menular saat orang-orang bersentuhan dengan sisa Jenazah yang terkontaminasi bekteri pemicu PES, Yersina petis.AGEN CASINO TERBAIK

"Bila seseorang yang menningg karena PES Dikebumikan lalu kemudian dibongkar kembali untuk Famadihana, bakteri masih ada dan bisa menulari siapa saja yang bersentuhan dengan jenazah," kata Willy kepada AFP dan dikutip dari Live Science, Jumat (27/10/2017).
Menurut lembar fakta Badan kesempatan Dunia (WHO) ketika bakteri pes menginfeksi seseorang ia akan menyebabkan inflamasi pada kelenjar getah bening. Bila tidak segera di obati maka bakteri lama-lama menyebar ke paru dan bisa menulari orang lewat udara.
Wabah Pes punya sejarah kalam karena penyakit ini diketahui pernah memusnahkan hampir setengah populasi Eropa. Wabah PES yang paling terkenal terjadi pada tahun 1346-1353 dijuluki' The Black Death' karena kulit korban-korbannya yang menghitam akibat pendarahan. AGEN BOLA TERPERCAYA
Saat ini Pes sudah tidak terlalu mematikan karena dapat di obati dengan antibiotik. Namun tetap saja tidak boleh dianggap remeh karena terbukti di Madagaskar dari sekitar 1.200 kasus sejak awal 2017 sudah ada 100 orang yang meninggal.


Tidak ada komentar