Sebelum Ditembak Mati, Begal Karawang Tantang Polisi di Medsos

https://fokusberita188.blogspot.com/2018/01/sebelum-ditembak-mati-begal-karawang.html

Karawang - JA alias Micky (19) dan KA alias Micung (23), dua begal yang ditembak polisi pada Rabu malam (24/1/2018) sempat menantang polisi di media sosial. Mereka sesumbar tak mempan ditembus peluru pistol dan menghina polisi. 

"Mana jago Karawang ribut sama saya. Saya begal yang nggak mempan pistol
cuma si Oddet junior saya yang mempan. Saya nggak akan kena cuma oleh cacing Polsek Karawang," tulis akun Pamanah Rasa di laman facebook Karawang Info, Selasa (23/1/2018).


Unggahan itu sempat viral dan mendapat berbagai respon warganet di Karawang. Ada yang mengejek namun tak sedikit yang menyematkan akun facebook resmi Polres Karawang di kolom komentar unggahan itu.

Sebelum dihapus oleh admin grup tersebut, status tersebut mendapat 1.069 like, 577 komentar dan 60 kali dibagikan.AGEN CASINO TERBAIK 

https://fokusberita188.blogspot.com/2017/12/komisi-pemberantasan-korupsi-kpk.html


Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Maradona Armin Mappaseng membenarkan jika akun tersebut adalah milik salah satu begal tersebut. "Iya betul milik salah satu dari mereka," ujar Maradona. 

Identitas Pamanah Rasa diketahui saat polisi menginterogasi seorang remaja berinisial M. Remaja berumur 19 tahun itu satu komplotan dengan Micky dan Micung. Juga satu komplotan dengan Odet, begal yang ditembak mati pada Minggu (14/1). 

Berkat informasi dari M, Polisi akhirnya mengetahui jika Micky dan Micung akan melakukan aksi balas dendam atas kematian Odet. "Kami mendapat informasi dari M jika kedua pelaku akan beraksi pada Rabu malam," kata Maradona. AGEN CASINO TERBAIK 

Polisi akhirnya bisa membuntuti Micky dan Micung di wilayah Cikampek. Saat akan ditangkap, kata Maradona keduanya sempat berteriak dan menantang polisi sambil mengarahkan benda mirip pistol. Polisi lalu terpaksa menembak mereka. 

"Saat menerima satu hingga dua tembakan, yang bersangkutan masih berdiri dan menantang petugas. Sehingga terpaksa ditembak kembali sampai meninggal," ujar Kapolres Karawang, AKBP Hendy F Kurniawan saat ekspos kasus tersebut kemarin. Keduanya lalu roboh di tembakan ke-4 dan ke-3. 

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh jangeltun. Diberdayakan oleh Blogger.